Sulaman Kerawang Gayo: Seni Rajut yang Menjadi Simbol Kebanggaan Kabsigli
Sulaman Kerawang Gayo, seni rajut tradisional Kabsigli, terus berkembang di tahun 2025–2026. Artikel ini mengulas sejarah, tren terkini, dan peranannya dalam melestarikan budaya lokal.

Ringkasan Cepat (Key Facts)
- Sulaman Kerawang Gayo telah ada sejak abad ke-19 dan menjadi warisan budaya tak benda Indonesia.
- Pada 2025, harga satu lembar sulaman Kerawang Gayo berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 2 juta tergantung kompleksitas motif.
- Workshop sulaman Kerawang Gayo di Kabsigli dibuka setiap hari Senin hingga Jumat pukul 09.00–16.00 WIB.
- Motif modern seperti flora dan fauna lokal semakin populer di kalangan generasi muda pada 2026.
- Pemerintah Kabsigli mendukung pelestarian sulaman ini melalui festival tahunan dan pelatihan gratis.
Sejarah Sulaman Kerawang Gayo
Sulaman Kerawang Gayo merupakan seni tradisional yang berasal dari Kabupaten Sigli (Kabsigli), Aceh. Seni ini dikenal sejak abad ke-19, awalnya digunakan sebagai hiasan pada pakaian adat Gayo. Motifnya yang rumit dan teknik sulam yang unik membuatnya menjadi simbol kebanggaan masyarakat setempat. Pada tahun 2025, pemerintah Indonesia semakin memperkuat statusnya sebagai warisan budaya tak benda.
Tren Terkini di Tahun 2025–2026
Pada tahun 2025–2026, Sulaman Kerawang Gayo mengalami transformasi menarik. Motif tradisional seperti geometris dan alam mulai dikombinasikan dengan elemen modern seperti flora dan fauna lokal. Generasi muda di Kabsigli juga mulai tertarik untuk mempelajari teknik ini, terutama melalui workshop yang diadakan oleh pemerintah daerah. Harga satu lembar sulaman berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 2 juta, tergantung pada kompleksitas motif dan ukuran.
Peran Pemerintah dan Masyarakat dalam Pelestarian
Pemerintah Kabsigli aktif mendukung pelestarian Sulaman Kerawang Gayo melalui berbagai inisiatif. Festival tahunan diadakan untuk mempromosikan seni ini kepada wisatawan lokal dan internasional. Selain itu, pelatihan gratis diberikan kepada generasi muda untuk memastikan keterampilan ini terus diwariskan. Workshop sulaman Kerawang Gayo di Kabsigli dibuka setiap hari Senin hingga Jumat pukul 09.00–16.00 WIB, menarik minat banyak pengunjung.
Orang Juga Bertanya
Apa yang membuat Sulaman Kerawang Gayo unik?
Keunikan Sulaman Kerawang Gayo terletak pada motifnya yang rumit dan teknik sulam tradisional yang menggunakan benang emas dan perak.
Berapa harga Sulaman Kerawang Gayo pada tahun 2025?
Harga Sulaman Kerawang Gayo pada tahun 2025 berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 2 juta tergantung pada kompleksitas motif dan ukuran.
Di mana bisa belajar Sulaman Kerawang Gayo di Kabsigli?
Workshop Sulaman Kerawang Gayo di Kabsigli dibuka setiap hari Senin hingga Jumat pukul 09.00–16.00 WIB.
Bagaimana pemerintah mendukung pelestarian Sulaman Kerawang Gayo?
Pemerintah Kabsigli mendukung melalui festival tahunan, pelatihan gratis, dan promosi kepada wisatawan lokal dan internasional.